06 March 2010

3:08 AM - No comments

Baca dan Bacalah..



Bismillah.

MEMBACA membolehkan kita memperoleh ilmu dan menyelamatkan diri kita dari kebodohan. Membaca juga dapat boleh menguatkan daya ingatan, mendewasakan pemikiran, memberikan banyak pengalaman dan pengajaran, mengungkapkan banyak rahsia dan bermacam-macam lagi. Membaca adalah kunci pengetahuan dan jalan menuju pembangunan.

Kerana amat pentingnya membaca, maka kalimat pertama yang diturunkan oleh Allah s.w.t kepada Nabi Muhammad s.a.w adalah perintah untuk membaca yang di awali dengan Bismillah. Allah berfirman :

“Bacalah (wahai Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (sekalian makhluk)” (Surah Al-Alaq: Ayat 1)

Ini menunjukkan kita adalah umat Iqra’ sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr ‘Aidh Abdullah Al-Qarni:

“kita adalah umat iqra', tetapi mengapa kita masih enggan membaca??”

Dengan membaca, pasti pengetahuan dan wawasan akan bertambah. Selagi seseorang mengkaji warisan ilmiah dan peradaban manusia, maka akan bertambah pula wawasannya dan akalnya pun akan berkembang, khususnya apabila ia membaca buku-buku yang bermanfaat.





“Buku, Aku Cinta Kamu”

Inilah ungkapan yang digunakan oleh Dr ‘Aidh Abdullah Al Qarni untuk menggambarkan betapa cintanya beliau terhadap ilmu yang terdapat dalam buku. Bingkisan pengalaman beliau yang di tuliskan dalam buku ini sangat indah dan penuh puitis untuk membangkitkan semangat para pembaca agar terus membaca dan membaca. Di bawah saya cuba kongsikan sedikit bagaimana gambaran kehidupan Dr ‘Aidh sebagai pencinta buku yang merupakan seorang yang amat kita kagumi pada hari ini.

“saya mendakapnya di atas dada, membiarkannya ia tidur di atas lengan dan merangkulnya dalam pelukan. Ia berbicara dan membuat saya senang, sedih, tertawa dan bahkan menangis. Ia menghembuskan kata-katanya ke dalam jiwa saya dan saya pun tak dapat melupakannya. Ia merupakan teman paling setia, paling dekat dan merupakan penghantar terindah. Bersamanya pula, saya lupa akan segala kesulitan, duka cita dalam hidup dan seharian yang dipenuhi kekeruhan……”

“Bersamanya juga, saya ibarat berada di taman yang rendang, kebahagiaan yang besar, kumpulan-kumpulan orang yang menyenangkan. Bersama buku, akal saya menjadi tumbuh, jiwa saya menjadi bersih, keyakinan dan kepercayaan saya bertambah..Saya tidak pernah jemu dengan ucapannya dan juga tidak letih menemaninya.”

Selamat membaca!

0 comments:

Post a Comment